Honda BeAT Pop “Zoomer” Katros Garage

Perubahan motor custom akhir-akhir ini cukup cepat. Tetapi, bukan bermakna modifikasi motor matik tidak disukai. Faktanya, bengkel custom sebesar Katros Garage juga tertarik juga untuk lakukan custom pada motor Honda BeAT Pop.

Andi Besar, punggawa Katros Garage, mengaku, project ini ialah motor matik pertama yang ditangani oleh Katros Garage. Awalnya, Katros Garage cuma mengerjakan motor-motor custom yang salurannya tidak jauh dari kafe racer, chopper, bobber, tracker, serta yang lain.

“Project yang satu ini mungkin cukup keluar jalan, tetapi jadi bengkel custom, saya fikir harus dapat memberi rujukan untuk modifikasi motor di Indonesia,” tutur pria yang akrab dipanggil Ateng itu.

Motor matik yang ambil basis dari BeAT Pop ini akan dirubah dengan ide Honda Zoomer. Ateng juga serta teamnya memulai pembuatan dari sisi kaki-kaki. Dari ring standard 14 inci, di turunkan jadi 12 inci. Sesaat peleknya, dibikin manis dengan memakai mode monoblock.

“Untuk sisi dek bawah, masih gunakan bawaan standard. Tetapi, ada sisi yang dipotong-potong sesuaikan design yang baru,” kata Ateng.

Baca Artikel Lainnya : honda zoomer x

Tempat tangki dipindah ke sisi dek bawah, pas dibawah kaki. Spesial untuk sisi ini, ada dua point yang menjadi perhatian Ateng.

“Pertama ialah tempat fuel pump, harus diakui supaya fuel pump dapat masuk ke tangki. Ke-2, kita harus membuat akses baru untuk masukkan bahan bakar, sebab tempat tangki saat ini telah ada dibawah,” tutur Ateng.

Sesudah tangki beres, Ateng juga meneruskan ke sisi sasis. Ateng serta teamnya cuma memakai beberapa saja dari sasis standard. Sisi tengah ke belakang ditukar dengan pipa bundar.

“Tidak ada kesusahan waktu membuat sasis, sebab desainnya simpel. Kita membuat sasis pendukungnya dengan ukuran pipa yang dikit lebih kecil. Kita membuat cover untuk sasis penting, manfaatnya untuk meredam objek beberapa barang yang ingin ditempatkan dibawah jok, seperti Zoomer sisi bawahnya dapat juga digunakan utk menempatkan barang,” kata Ateng.

Honda Zoomer sama dengan boks atau body kotak dibagian depan. Menurut Ateng, bagus tidaknya hasil ubahan yang dia kerjakan, benar-benar tergantung dari seimbang design boks itu. Karena itu itu, Ateng menyontek langsung dari Zoomer. Di boks ini berisi piranti kelistrikan, dari mulai aki sampai ECU.

“Body, boks depan, serta sepatbor gunakan fiber, sebab lebih mudah, jadi tidak mengorbankan akselerasi. Kemampuan mesin BeAT kan kecil. Untuk pembuatan body, kita kerja sama juga dengan builder senior yang sudah punyai pengalaman banyak masalah fiber, yaitu Iyus dari Insan Motor,” tutur Ateng.